πΉ 1. HTML (HyperText Markup Language)
HTML adalah bahasa markup yang digunakan untuk membuat struktur dasar sebuah halaman web.
- HTML bukan bahasa pemrograman, melainkan kumpulan tag/elemen yang memberi tahu browser bagaimana menampilkan konten.
- Elemen HTML biasanya terdiri dari tag pembuka
<tag>, konten, dan tag penutup</tag>. - Beberapa tag penting dalam HTML:
<h1>sampai<h6>β untuk judul.<p>β untuk paragraf.<a>β untuk hyperlink (tautan).<img>β untuk menampilkan gambar.<table>β untuk membuat tabel.<form>β untuk membuat formulir input.
π Contoh HTML dasar:

2. CSS (Cascading Style Sheets)
Kalau HTML hanya membuat kerangka, CSS digunakan untuk memperindah tampilan.
- CSS bisa ditulis langsung dalam file HTML (inline atau internal) atau di file terpisah
.css(external). - CSS bekerja dengan selector (misalnya tag, class, id) dan property-value.
- Dengan CSS, kita bisa mengatur:
- Warna (
color,background-color) - Ukuran dan gaya teks (
font-size,font-family) - Posisi elemen (
margin,padding,position) - Layout (
flexbox,grid) - Animasi dan transisi
- Warna (
π Contoh CSS sederhana:

3. JavaScript (JS)
JavaScript adalah bahasa pemrograman yang membuat halaman web menjadi interaktif dan dinamis.
- Kalau HTML itu tulang, CSS penampilan, maka JS adalah otak dan otot website.
- JavaScript bisa:
- Mengubah konten HTML secara langsung (misalnya mengganti teks).
- Merespons aksi pengguna (klik, ketik, scroll, dll).
- Mengontrol CSS (misalnya mengubah warna saat tombol diklik).
- Berinteraksi dengan server (mengambil/mengirim data tanpa reload, lewat AJAX/Fetch API).
- Membuat animasi dan efek-efek keren di halaman web.
π Contoh JavaScript sederhana:

Hubungan HTML, CSS, dan JavaScript
Ketiga teknologi ini biasanya digunakan bersama-sama dalam pembuatan website.
- HTML β Menentukan struktur dasar.
- CSS β Membuat tampilan lebih menarik.
- JavaScript β Memberikan interaksi dan logika.
π Contoh mini project yang menggabungkan semuanya:

Kesimpulan
- HTML = kerangka halaman web.
- CSS = mempercantik tampilan.
- JavaScript = memberi otak dan interaktivitas.
π Tanpa HTML, tidak ada konten.
π Tanpa CSS, website akan terlihat polos dan tidak menarik.
π Tanpa JavaScript, website tidak akan interaktif dan terasa “mati”.
Ketiga teknologi ini adalah fondasi utama pengembangan web (sering disebut Front-End Web Development).